![]() |
| 8 Larangan Pola Makanan dan Minuman untuk Ibu Hamil by hamil777 |
Karena saya sedang hamil, jadi saya tau banget bagaimana
ribetnya urusan makanan dan minuman untuk orang hamil. Makanan dan minuman
untuk ibu hamil akan berpengaruh secara langsung terhadap pertumbuhan dan
keselamatan janin.
Semua makanan dan minuman untuk ibu hamil harus mencukupi
berbagai macam kebutuhan nutrisi seperti protein, lemak, vitamin dan berbagai
jenis mineral. Namun terkadang ibu hamil tidak bisa meninggalkan kebiasaan
buruk dalam memilih jenis makanan tertentu.
Berikut ini adalah larangan penting yang harus Anda
patuhi selama kehamilan:
1. Konsumsi Minuman yang Mengandung Alkohol
Minuman yang mengandung alkohol sangat tidak dianjurkan
untuk ibu hamil. Alkohol dapat masuk ke janin lewat plasenta yang terhubung
secara langsung dari ibu ke janin. Bahaya alkohol saat hamil akan masuk ke
aliran darah ibu hamil dan mengakibatkan beberapa masalah kesehatan, yaitu:
1. Cacat
janin,
2. Gangguan
otak pada bayi,
3. Kerusakan
organ vital pada janin seperti jantung, hati, paru-paru,
4. Cacat
fisik.
2. Konsumsi Minuman yang Mengandung Kafein
Apapun kebiasaan Anda yang berhubungan dengan kafein
selama selama kehamilan sebaiknya segera dihentikan. Beberapa jenis makanan
yang mengandung kafein seperti teh dan kopi tidak dianjurkan selama kehamilan.
Bahaya kafein bagi ibu hamil bekerja cepat untuk memicu hormon yang dapat
menyebabkan rasa stress. Bahkan hormon diterima secara langsung oleh janin
sehingga sangat berbahaya untuk janin.
Efek yang ditimbulkan :
·
Cacat
·
Keguguran
·
Ketidakseimbangan hormon selama kehamilan
3. Konsumsi Makanan Mentah
Di beberapa negara tertentu konsumsi daging mentah memang
sangat umum dijumpai. Salah satunya adalah Jepang yang memiliki kebiasaan
konsumsi daging ikan mentah seperti sajian sashimi, sushi atau hidangan dari
daging sapi mentah. Dalam siklus kehamilan kebiasaan ini sangat dilarang.
Berbagai jenis makanan mentah lebih rentan terhadap penyebab penyakit seperti
virus, bakteri dan cacing. Semua penyebab penyakit ini dapat mengalir ke janin
sehingga mengganggu pertumbuhan janin.
Efek yang di timbulkan :
·
Mengganggu pertumbuhan janin
·
Bahkan kebiasaan ini bisa menyebabkan
keguguran.
·
Kehamilan ektopik
4. Konsumsi Makanan dengan Bahan Pengawet
Berbagai perkembangan jenis makanan yang mengandung
pengawet memang sangat mudah ditemukan. Namun semua jenis pengawet yang masuk
sebagai bahan tambahan pada makanan dan minuman sebaiknya sangat dihindari oleh
ibu hamil. Berbagai macam zat ini bisa masuk ke janin dan menyebabkan gangguan
kesehatan pada janin. Janin menerima nutrisi dari plasenta yang berhubungan
langsung dengan darah ibu hamil. Jadi, hindari semua jenis makanan yang
mengandung pengawet.
Efek yang di timbulkan :
·
Kelainan pada janin
·
Keguguran
·
Bayi terlahir cacat
·
Bayi kekurangan gizi
·
Hampir semua masalah kehamilan terjadi karena
bahan pengawet
·
Hamil anggur
5. Konsumsi Makanan yang Mengandung Tinggi Garam
Semua jenis makanan yang mengandung garam dalam jumlah
tinggi sangat berbahaya untuk ibu hamil. Garam yang masuk ke tubuh dalam ibu
hamil dapat menyebabkan gangguan keseimbangan cairan dan berbahaya untuk
kesehatan ginjal dan limfa. Garam juga akan menghambat penyerapan zat besi
sehingga sangat mengganggu produksi sel darah merah. Kondisi garam berlebihan
dalam tubuh ibu hamil dapat menyebabkan tubuh bengkak dan hipertensi dalam
kehamilan.
Efek yang di timbulkan :
Dapat berdampak mematikan pada saat masa kehamilan.
6. Konsumsi Makanan yang Tidak Dicuci
Semua jenis makanan yang tidak dicuci sangat dilarang
untuk ibu hamil. Sayuran dan buah-buahan yang tidak dicuci bisa menyebabkan
infeksi dari bakteri yang ada pada tanaman. Kebiasaan untuk konsumsi sayuran
mentah seperti lalapan sebaiknya juga harus dihindari. Bakteri bisa menyebabkan
gangguan penyakit pada bayi.
7. Konsumsi Makanan yang Tidak Dipasteurisasi
Pasteurisasi
adalah sebuah proses untuk memasukkan bahan makanan atau minuman tertentu ke
dalam suhu tinggi. Proses ini sama sekali tidak akan merusak nutrisi makanan
atau minuman tapi sangat baik untuk membunuh semua jenis bakteri dan kuman pada
makanan kemasan. Pasteurisasi biasanya dilakukan oleh produksi pengolahan
makanan dan minuman seperti susu, keju, makanan kaleng atau jus.
Jika makanan tidak di pasteurisasi maka bisa menyebabkan
gangguan penyakit pada janin. Jadi, lihat keterangan pada kemasan makanan atau
minuman yang Anda konsumsi.
8. Konsumsi Makanan Laut yang Mengandung Merkuri
Berbagai jenis ikan laut memang disarankan untuk ibu
hamil karena bisa mencukupi kebutuhan nutriri Omega 3 untuk janin. Namun jenis
ikan tertentu yang mengandung banyak merkuri sangat dilarang untuk ibu hamil.
Merkuri pada ikan ditemukan dalam kandungan daging dan biasanya banyak dijumpai
pada beberapa jenis ikan seperti ikan makarel, ikan hiu, atau ikan todak.
Merkuri bisa menjadi karsinogen yang bisa menyebabkan kanker bagi janin dan ibu
hamil.
Beberapa jenis ikan laut yang tetap boleh dikonsumsi adalah seperti ikan
tuna, ikan salmon dan udang. Hindari semua jenis kerang selama hamil.
Itu yang gag boleh untuk di makan ya bun.. Sabar, cuma 9 bulan kok. Bayangin hadiah yang kita dapatkan setelah 9 bulan. Babyyyyy...


No comments:
Post a Comment